1. Kulit
Sepatu kulit sering dipilih karena tampilannya yang elegan dan tahan lama. Namun, kulit sangat sensitif terhadap kelembapan dan kotoran. Jika tidak dirawat dengan baik, sepatu kulit bisa mengering, retak, atau bahkan mengelupas. Untuk merawatnya, gunakan kondisioner kulit secara rutin dan hindari paparan langsung terhadap air. Bersihkan dengan kain lembut dan biarkan sepatu kering alami.
2. Kanvas
Kanvas adalah bahan yang ringan dan bernapas, cocok untuk sepatu kasual. Namun, kanvas mudah menyerap air dan noda, yang dapat sulit dihilangkan. Untuk merawat sepatu kanvas, cuci dengan air dingin dan deterjen ringan. Hindari menggunakan pemutih dan biarkan sepatu kering di tempat teduh agar warna tidak cepat pudar.
3. Suede
Suede memberi kesan mewah dan lembut, namun bahan ini sangat rentan terhadap kerusakan akibat air atau kotoran. Untuk membersihkan sepatu suede, gunakan sikat khusus untuk mengangkat debu atau noda. Jangan mencuci sepatu suede dengan air, karena bisa merusak teksturnya.
4. Mesh
Bahan mesh sering ditemukan pada sepatu olahraga karena sifatnya yang ringan dan bernapas. Namun, mesh mudah robek dan bisa menyerap keringat serta bau. Cuci sepatu mesh dengan tangan menggunakan air dingin dan deterjen ringan. Hindari penggunaan mesin cuci yang dapat merusak jaringannya.
5. Synthetik (PVC)
Bahan sintetis atau PVC lebih tahan lama dan murah, namun bisa rapuh dan mudah retak jika terpapar suhu tinggi atau sinar matahari langsung. Untuk merawat sepatu sintetis, bersihkan dengan kain lembut yang dibasahi air dingin dan hindari suhu ekstrem.